Rektor UIN Sumut, Program Prioritas Kapoldasu Garansi Keamanan bagi Masyarakat


Medan,galasibot.id

(Kbnlipanri ) – Agenda kerja yang dibuat Irjen Agung Setya bertema “Polri Presisi Untuk Masyarakat Sumatera Utara Maju,” yang dikemas dalam lima prioritas untuk menciptakan situasi kamtibmas tetap kondusif, harus mendapat dukungan seluruh masyarakat Sumatera Utara.

Lima program prioritas Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi adalah jaminan atau garansi yang diberikan kepada masyatakat bahwa Sumatera Utara bebas dari tindak kejahatan.

“Dunia pendidikan juga akan merasa nyaman terbebas dari ancaman tindakan kriminal dan peredaran narkoba,” ujar Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan,Prof.Dr.Hj Nurhayati MAg, kepada wartawan, Minggu, (30/07/2023).

Program lima prioritas sebagai landasan kerja Kapolda Sumut yang baru ini meliputi penangangan area publik yang aman dan nyaman, narkotika musuh bersama, percepatan penanganan program prioritas pemerintah, penguatan sistem pembinaan internal serta pemilu damai.

Diawali dari Kota Medan, lanjut Prof Nurhayati, Kapoldasu sudah membuktikan dengan menyapu kejahatan jalanan. Program ini berkenaan dengan penanganan area publik untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Sasaran program ini adalah memberantas begal, premanisme, kejahatan jalanan, dan meningkatkan ketertiban umum.

“Tentu program ini akan diikuti oleh seluruh jajaran Polres hingga Polsek,” ujar Prof Nurhayati.

Prioritas kedua adalah upaya bersama dalam menghadapi permasalahan narkotika sebagai musuh bersama. Program ini bertujuan untuk membersihkan Narkoba dari wilayah Polda Sumut, menangkap jaringan Narkoba, dan membantu pengguna Narkoba untuk pulih.

Menurut Prof Nurhayati, peredaran Narkoba sudah menyentuh seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat. Bahkan sudah menyusup ke kampus-kampus dengan sasarannya adalah mahasiswa.

Kalangan akademisi sangat mengapresiasi dan mendukung upaya Kapolda Sumut untuk menangani persoalan narkoba sebagai skala prioritas. “Ini adalah langkah bijak yang akan menghasilkan efek yang positif dalam memerangi peredaran Narkoba di daerah ini,” ujar Nurhayati.

Prof Nurhayati menegaskan, kelima program prioritas ini sangat relevan dan penting untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, Prof Nurhayati mengajak masyarakat luas untuk mendukung penuh ke lima program prioritas Kapolda Sumut ini. Dukungan dari seluruh masyarakat diharapkan dapat membantu Polri menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi semua warga Sumatera Utara. “Marilah kita bersatu padu mendukung terwujudnya ke lima program tersebut. Sebab, dukungan penuh masyarakat sangat dibutuhkan Polri guna menciptakan keamanan dan kenyamanan bersama,” ujar Nurhayati.

Lebih jauh Prof Nurhayati yang juga Guru Besar UINSU bidang Fiqih berpendapat, lima prioritas kerja tersebut berangkat dari pemikiran yang filsoofis tetapi juga kontekstual.

Dikatakan filosofis karena Kapolda dengan menggunakan optik filsafat yaitu mencari akar masalah sampai menemukan hakikat dari masalah tersebut. Dikatakan kontekstual, karena Kaploda juga menyadari bahwa gagasan yang tidak dilakukan hanya tinggal gagasan semata.

Karena itulah, gagasan perlu dikonkritisasi. Untuk melakukan konkritisasi perlu keberanian dan kesadaran akan adanya risiko.

“Kapolda Sumut sesungguhnya tidak sedang berwacana, tapi ingin melakukan perbaikan-perbakan konkrit untuk Sumut yang maju dan beradab. Menghidupkan kembali spirit keagamaan menjadi hal yang sangat penting dalam pengkajian dan pengamalan secara nyata dalam berbagai bidang kehidupan” kata Nurhayati, seraya menyampaikan selamat bertugas di Sumatera Utara semoga gagasan besar ini dapat terwujud dengan dukungan penuh dari warga Sumatera Utara.( Teamlipanri )

Air Sungai Sembahe Meluap, diharapkan bagi xx wasapada 


NAMORAMBE II galasibotot.co.id

( Lipanrinews ) – Air Sungai Sembahe Meluap, diharapkan bagi masyarakat wasapada dan menjauhi perairan diseputaran sungai khususnya perairan sungai Deli.

Demikian disampaikan Junedi Tarigan saat disambangi di tempat wisata pantai Rizky yang berada disuka miliar hilir, Kecamatan Namo rambe Minggu (30/07/2023).

Junedi menyampaikan akan ada nya banjir bandang 30 menit sebulum banjir terjadi kepada seluruh pengujung yang datang ke tempat wisatanya tersebut.

“Perhatian buat seluruh pengujung, jangan terlalu  ketengah kalau ingin mandi di sungai ini. Karena dalam tempo 30menit Kedepan akan ada banjir bandang yang disampaikan oleh penjaga peraian dari Sembahe ke saya sehingga saya menghimbau kepada setiap pengunjung agar berhati-hati.

Isron salah seorang pengunjung dari Medan menyampaikan terimakasih kepada pemilik usaha sungai tersebut.

“Terimakasih sebanyak-banyaknya kepada pengusaha, selain menjamin keselamatan dan bertanggung jawab juga kepada keselamatan pengunjungnya”. Mengakhiri (*),Teamlipanri.

Tingkatkan Kemampuan, Kompi B & C Bataliyon Infantri 100/PS Latihan Taktis TA 2023


Langkat.galsibot.co.id

(Lipanrinews) – /Batalyon Infanteri 100/PS melaksanakan Latihan Taktis Tingkat Peleton TA.2023 yang dilaksanakan selama empat hari di daerah Latihan. Sabtu (29/07/2023).

Foto atas Danyon Raider 100/PS Mayor Sutaji S.SOS.M.Tr.Opsla saat membuka pelatihan taktis prajurit Raider 100/PS

Pimpinan Umum diambil langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri 100/PS Mayor Inf Sutaji S.Sos., M.Tr.Opsla , Seluruh prajurit agar melaksanakan latihan dengan serius, semangat dan penuh rasa tanggung jawab sehingga latihan dapat mencapai hasil maksimal dan yang paling utama yaitu faktor keselamatan ,ucar Danyon saat membuka pelatihan.

Lanjut Danyon Raider 100/PS , Latihan ini merupakan bentuk latihan yang sudah terprogram dengan tujuan mengasah dan memelihara kemampuan prajurit .

” Setiap prajurit Raider 100/PS harus  mampu dan memahami tanggung jawab dalam pengintaian pertempuran “.

Latihan Taktis (Lattis) Tingkat Peleton ini juga merupakan rangkaian pentahapan latihan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan tempur ,ucap Danyon Mayor Sutaji ,SOs .M.Tr,Opsla.

Selain menambah kemampuan taktis bertempur setiap prajurit  latihan ini juga dengan sendirinya menjaga kebugaran fisik bagi prajurit 100/PS, tambah Danyon.

Setiap Prajurit Batalyon Infanteri 100/PS nantinya diharapkan setelah mengikuti, siklus latihan satuan tingkat Batalyon setelah latihan Uji Siap Tempur (UST) tingkat Regu, tutur Mayor Sutaji.(an),Teamlipanri

Bupati Toba  Ajak Taruna Akmil dan Praja IPDN Motivasi Pelajar SMA


Galasibot.co.id Toba

( Lipanrinews) – Bupati Toba, Poltak Sitorus mengundang para Taruna Akmil (Akademi Militer) dan Praja IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) untuk sarapan pagi bersama di rumah dinas Bupati, pada Kamis (27/07/2023). 

dan berbincang santai dengan para Taruna Akmil dan Praja IPDN, sembari berbagi cerita tentang trik dan strategi selama mengikuti seleksi hingga akhirnya berhasil menjadi taruna dan praja. Poltak Sitorus  juga memberi motivasi kepada para calon perwira TNI dan calon ASN itu, agar terus bergiat belajar. 

Foto : Taruna Akmil dan Praja IPDN Bersama Bupati Toba Poltak Sitorus Beri Motivasi kepada para Calon Perwira TNI dan Calon ASN agar terus giat Belajar disetiap siswa SMA di Kabupaten Toba Kamis 27/7/2023

Selain terlibat bincang santai, Poltak Sitorus juga mengajak mereka untuk memberi motivasi ke sekolah jenjang SMA yang ada di Kabupaten Toba, guna meningkatkan gairah dan semangat belajar para siswa. 

“Saya harap adik -adik ikut memberikan motivasi membangun kepribadian yang baik bagi junior kalian seperti siswa SMA di daerah ini,” kata Bupati Toba, Poltak Sitorus yang disambut baik oleh para taruna dan praja itu. 

Adapun taruna Akmil AD dan AL yang hadir pada kesempatan itu adalah Samuel Sinaga, Jaya Marpaung, David Sinaga,dan Tua Silaen. Sedangkan Praja muda IPDN adalah Satria Justitia Simanjuntak,Douglas Reinhart Guntara Siagian,dan Putri Glen Anju Soripada Lumbantobing.

Reportet : Rina Sgn(Teamlipanri)

Siswi SMA N1 -Laguboti Toba Indonesia Terpilih Mengikuti Jambore Pramuka Dunia ke 25.


Galasibot.com.id.Toba

( Kbnlipanri ) –  Elvita Khairani Siagian (18) siswi terbaik Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Toba atas terpilih mengikuti Jambore Pramuka Dunia yang digelar di Sae Man-Geum, Korea Selatan, 1 – 12 Agustus 2023. Jambore Pramuka Dunia ke-25 ini diikuti 156 negara peserta, salah satunya Indonesia. 

Ket Foto: Siswi SMAN1 Laguboti Elvita Khairani Siagian bersama Kapolres Toba Taufiq Hidayat dan 2 andalan Cabang Bina Muda Kwarcab Toba Supryadi S.Pd ,Sabar Siagian S.pd Melihat Sumur Bertuah Raja Sisingamangaraja XII di Samping Mako Polres Toba setelah selesai menyampaikan kata,Pesan,Arahan untuk Keberangkatan Elvita ke Korea Rabu 26/7/2023

Dalam kesempatan ini Kabupaten Toba mendapatkan kesempatan emas mengikuti kegiatan kepanduan akbar melalui torehan prestasi terbaik dari Elvita Khairani Siagian, siswi SMA Negeri 1 Laguboti Kelas XII jurusan MIA 5.

Selama 1,5 tahun, Elvita mengikuti seleksi di tingkat daerah, propinsi dan tingkat nasional untuk terpilih menjadi salah satu peserta Jambore Dunia tahun 2023.

Sebelum keberangkatan ke Korea Selatan untuk mengikuti Jambore Pramuka Dunia, Kapolres Toba AKBP Taufiq Hidayat Thayeb, S.H,S.I.K selaku Kakwarcab (Ketua Kwartir Cabang) Pramuka Kabupaten Toba Rabu (26/7/2023) menerima audensi Elvita Khairani Siagian bersama 2 andalan Cabang Bina Muda Kwarcab Toba Supriyadi,S.Pd dan Sabar Siagian,S.pd.

Kehadirannya ini, meminta ijin dan restunya serta wejangan serta arahan dan bimbingan untuk mengikuti Jambore Pramuka Dunia.

Dalam kesempatan tersebut AKBP Taufiq Hidayat menyebutkan terpilih menjadi peserta Jambore Pramuka Dunia merupakan kesempatan besar bagi Kabupaten Toba khususnya SMA Negeri 1 Laguboti mendapatkan pengalaman berharga, serta ilmu yang akan bermanfaat untuk bekal di masa mendatang.

Menurutnya, Jambore Pramuka Dunia akan mampu mewujudkan mimpi dalam menjalin persahabatan dengan peserta lain. 

Serta kesempatan untuk perkenalkan dan promosikan kekayaaan dan keberagaman budaya nusantara.

AKBP.Taufiq menambahkan, Elvita Khairani Siagian ini adalah pelajar pintar yang mampu menguasai bahasa Korea dan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. 

Di era zaman sekarang pelajar muda harus mampu menguasai beberapa bahasa di dunia termasuk bahasa China/Mandarin, India karena negara ini adalah negara maju dan sudah memiliki peradaban teknologi yang canggih dan maju pesat termasuk Bahasa Inggris khususnya sebagai bahasa Dunia Internasional, ucapnya.

Kepada para orang tua.

 AKBP Taufiq berpesan agar senantiasa menjaga dan mendidik anak dengan baik dan penuh kasih sayang agar anak-anak di Kabupaten Toba bisa tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang menyenangkan, memiliki budi pekerti luhur dan menjalankan nilai-nilai agama dengan baik.

Secara khusus AKBP Taufiq berharap dan berpesan kepada pemuda pelajar di Kabupaten Toba, jadikan dan contohlah kegigihan dan prestasi yang ditorehkan Elvita.

“Motivasi diri untuk berbuat lebih baik dan jerah yang benar, hindari berbagai perlakuan kriminal dan kenakalan kenakalan lainnya khususnya penyala gunaan dan peredaran Narkoba yang berakibat fatal menghambat raihan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

 Kwarcab Toba Supriyadi,S.Pd dan Sabar Siagian,S.Pd yang mendampingi Elvita Khairani Siagian  menuturkan keberhasilan Elvita adalah salah satu wujud nyata cita – cita Kapolres Toba selaku Kakwarcab Pramuka Kabupaten Toba yang telah memberikan berbagai program dan langkah stragisnya dalam membina Pramuka di Toba.

“Syukur Alhamdulillah, Elvita lah salah satunya pemenang dari sekian ratusan peserta seleksi dari seluruh Propinsi dan Kabupaten/Kota di NKRI yang nantinya akan diberangkatkan ke Korea Selatan mengikuti Jambore Pramuka Dunia,” sebutnya.

Lanjut Supriyadi, peserta jambore Dunia ini akan berpartisipasi dalam berbagai kagiatan lomba yang menggabungkan antara keterampilan kepramukaan dengan kesenian budaya asal daerah dan negara masing masing peserta.

Pramuka bukan sebatas ekstakulikuler, tetapi sebagai wadah pembentukan pribadi dan karakter yang tangguh dan mandiri yang siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

“Nantinya, para peserta juga akan ambil bagian dalam berbagai program kegiatan kepramukaan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan dengan dasar elemen kepramukaan inti, kepramukaan untuk kehidupan, mengasah kecerdasan, ilmiah, petualangan, budaya, tradisi dan aman berkelanjutan,” tambah Sabar yang juga guru Jasmani dan Olahraga di SMA Negeri 1 Balige sekaligus sebagai Pembina Pramuka sekolah.

Usai diterima audensi, Kapolres Toba mengajak Elvita bersama kedua Andalan Cabang Bina Muda Kwarcab Toba melihat Sumur bertuah Raja Sisingamagaraja XII disamping Mako Polres Toba yang sebelumnya pembangunan dan peresmiannya dilakukan bekerja sama dengan Umat Agama Parmalim Huta Halasan Sionggang Kecamatan Lumbanjulu.

AKBP Taufiq menjelaskan kesakralan sumur bertuah tersebut yang menjadi warisan budaya leluhur bagi suku Batak Toba peninggalan Raja Sisingamangaraja XII sebagai salah satu pejuang dan pahlawan Nasional.Elfita tetap semangat dalam Prestasinya ucap Kapolres Toba dan kita semua yang hadir disini dan diluar sanapun pasti ikut menyemangati Elfita dari Indonesia yang mau brangkat ke Korea.

Penulis.Rina S(Teamlipanri)

Dugaan Korupsi BUMN Perkebunan


Korupsi BUMN Perkebunan Nusantara

jakarta,Galasibot.Co.Id

“Dugaan Korupsi PTPN III Korporasi Dengan Pemerintah Atas Penerbitan Sertifikat HGU Di Lahan Kehutanan Tidak Sesuai Dengan Undang-Undang Pokok Agraria”,Ujar Limber Sinaga.

Holding Perkebunan Nusantara Buka Suara Soal Penggeledahan KPK

PTPN III mengatakan bakal membuka akses informasi sebesar-besarnya untuk penegakan hukum KPK dan bakal menghukum pelaku jika ada pelanggaran. (CNN Indonesia/Farid)

Jakarta,( Kbnlipanri )  — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III menyatakan,”penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI di Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (14/7) merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang harus dihormati.

M. Arifin Firdaus, Direktur Hubungan Kelembagaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, mengatakan perusahaan sebagai induk usaha di klaster perkebunan dan kehutanan mendukung upaya pemberantasan hukum. Hal itu dikatakan sejalan komitmen perusahaan yang menjunjung tinggi integritas menjalankan usaha perseroan”,Ujar Arifin.

Arifin juga memastikan kejadian ini tak akan mempengaruhi atau menurunkan kinerja perusahaan dalam mendukung pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan kemandirian energi.

PTPN Group dikatakan sudah melakukan langkah strategis, yaitu Internalisasi Core Value AKHLAK, Good Corporate Governance (GCG), Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Keterbukaan Informasi Publik,Whistle Blowing System (WBS) Terintegrasi, serta kerja sama antar instansi termasuk KPK.

PTPN III (Persero) sebagai induk PTPN Group dikatakan telah berkoordinasi dengan PTPN XI. Arifin menjelaskan bakal kooperatif dan membuka akses informasi sebesar-besarnya kepada KPK untuk melakukan penyelidikan.

“Perusahaan memiliki komitmen jika terjadi pelanggaran dalam bidang hukum oleh pimpinan atau pihak mana pun, maka PTPN akan menindak tegas dengan menjalankan punishment secara ketat dan konsisten sesuai aturan yang berlaku,” kata Arifin.

Sebelumnya sejumlah petugas KPK telah mendatangi kantor PTPN XI dan berada di gedung lebih dari lima jam. Petugas keluar sambil membawa beberapa koper dan satu kardus diduga berisi berkas sitaan.

KPK juga memeriksa pimpinan perusahaan terkait dugaan kasus pengadaan lahan di lingkungan PTPN XI.

KPK menjelaskan penggeledahan kantor PTPN XI terkait penyidikan kasus dugaan korupsi Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan tebu. Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri pada Jumat (14/7) menyatakan sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka tetapi identitasnya belum diungkap.

Ali menyebut masih mengumpulkan dan memperkuat bukti. Detail perkara ini akan disampaikan ke publik bila penyidikan sudah dirasa cukup.

“Beberapa waktu ke depan tim masih terus mengumpulkan dan melengkapi alat bukti dengan melakukan penggeledahan dan ke depan tentu juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi atas dugaan korupsi penyidikan baru yang sedang kami lakukan,” kata Ali.( Team Lipanri )

(fea)

Dasar Hukum Hak Sewa Tanah


Mengenal Apa Itu Sewa Tanah

Almadinah Putri Brilian –

Jakarta, ( Kbnlipanri ) – Tanah merupakan salah satu aset properti yang menguntungkan. Selain menjualnya, kamu juga bisa lakukan sewa tanah untuk mendapatkan keuntungan.

Sewa menyewa tanah diatur dalam Undang-undang Nomor 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria (UUPA) dengan peruntukan sementara. Salah satunya yaitu hak sewa untuk bangunan.

Pada UUPA pasal 44 ayat 1 disebutkan bahwa seseorang atau suatu badan hukum mempunyai hak sewa atas tanah milik orang lain. Hak sewa tersebut digunakan untuk keperluan bangunan dengan membayar kepada pemiliknya.

Adapun skema pembayarannya bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu:

– satu kali atau pada tiap-tiap waktu tertentu

– sebelum atau sesudah tanahnya dipergunakan

Untuk dapat melakukan sewa tanah, kamu harus membuat perjanjian sewa tanah agar nantinya tidak ada masalah terkait hukum. Namun, perjanjian sewa tanah tidak boleh disertai syarat-syarat yang mengandung unsur-unsur pemerasan.

Jika merujuk pada pasal 368 ayat (1) KUHP, unsur pemerasan berupa mencari keuntungan untuk diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum, memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan suatu barang atau membuat utang atau menghapuskan piutang. Berdasarkan beleid tersebut, jika ada unsur pemerasan dapat dipidana penjara paling lama 9 tahun.

Siapa yang memiliki hak sewa?

Menurut UUPA pasal 45, ada 4 golongan yang dapat memegang hak sewa, yaitu:

– warga negera Indonesia

– orang asing yang berkedudukan di Indonesia

– badan yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia

– badan hukum asing yang memiliki perwakilan di Indonesia

Sebagai catatan, dalam sewa menyewa tanah harus diberikan kepastian hukum untuk pemilik tanah, penyewa, serta tanah tersebut harus diakui oleh negara. Hal itu tentunya agar tidak terjadi masalah sengketa tanah di kemudian hari.( Teamlipanri )

Pesta Syukuran Pomparan Parna


Puncak Acara Pesta Syukuran Pomparan Parna Indonesia dan Harianja Dihadiri Gubsu, Kapoldasu, Pemkab Samosir dan Porkopimda

Samosir I Galasibot.co.id

( Lipanrinews )- Gubernur Sumatera Utara Letjen TNI (Purn) H. Edy Rahmayadi didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak serta Bupati Samosir, Wakil Bupati Samosir dan Porkopimda menghadiri Pesta Syukuran Pomparan Raja Naiambaton (Parna) Indonesia yang digelar di Pantai Tandarabun, Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sabtu (08/07/2023).

Pesta Syukuran Pomparan Parna Indonesia yang berlangsung tanggal 6-8 Juli 2023, dengan mengangkat tema “Melestarikan Budaya dan Identitas Bangsa”.

Sejumlah pejabat yang turut hadir diantaranya mewakili Pangdam I/BB, Dirpolair Polda Sumut Kombes Pol. Toni Ariadi Effendi, Inspektur Provsu Lasro Marbun, Dirut Bank Sumut Babay Parid Wazdi, Dir Intel Polda Sumut Kombes Pol. Dwi Indra Maulana SIK, Dir Pol Air Polda Sumut Kombes Pol Toni A Effendi SH. SIK.MH.MM, Dir Krimsus Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Teddy Jhon S. Marbun, SH. M.Hum, Bupati Samosir Vandiko T.Gultom, Wakil Bupati Samosir Drs. Martua Sitanggang, Kapolres Samosir AKBP. Yogie Hardiman, Pj. Sekda Dr. Naslindo Sirait, Asisiten, Pimpinan OPD, dan Camat Simanindo.

Ketua Pomparan Parna Indonesia Letjen TNI (Purn) Cornel Simbolon dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Gubsu beserta rombongan pada pesta syukuran PPI.

“Kami bangga, kami merasa terhormat atas kehadiran Pak Gubernur beserta rombongan pada acara ini”, ucapnya.

Cornel mengatakan, selain yang berdomisili di Kabupaten Samosir, pesta syukuran ini juga dihadiri oleh kurang lebih 1800 orang pomparan Parna dari luar Samosir. Tentu ini akan memberi efek positif terhadap perekonomian lokal.

Gubernur Sumatera Utara Letjen TNI (Purn) H. Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengatakan bahwa kita patut bersyukur kepada Tuhan. “Inilah kekayaan kita. Acara hari ini adalah salah satu bentuk Marsipature Hutana Be”, ujar Gubsu.

Pada kesempatan tersebut, Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan ada dua peristiwa di muka bumi ini yang nyaris membuat manusia punah. Yakni sebelum masehi di zaman Nabi Nuh lewat air bah, dan peristiwa meletusnya Gunung Toba sekitar 75 ribu tahun yang lalu.

Edy menyebutkan, saat Gunung Toba meletus maka terjadilah Danau Toba, yang kita lihat saat ini. Dan akibat letusan itu, 6 tahun lamanya matahari tertutup dan populasi manusia tinggal sekitar 6.000 jiwa.

“Inilah sisa-sisa yang tergolong didalam Parna ini yang hidup ini”, terangnya.

“Yang ingin saya ceritakan saudara-saudara saya, yang sisa-sisa kita ini, mau kita apakan danau ini, apakah mau kita rusak?. Yang perlu kita sampaikan jangan sampai tiga kali Tuhan memperingatkan kita”, kata Edy.

Mengakhiri sambutannya, Edy Rahmayadi menyampaikan selamat syukuran kepada Pomparan Parna Indonesia, dan menyampaikan bantuan berupa 2 ekor kerbau.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, ST juga menyampaikan atas nama Pemkab Samosir, terima kasih dan selamat datang kepada Gubernur Sumatera Utara dan seluruh Pomparan Parna Indonesia yang menggelar pesta syukuran di Kabupaten Samosir, Titik Awal Peradaban Batak.

“Kami telah menyatakan Samosir sebagai Titik Awal Peradaban Batak, karena Samosir dipercaya sebagai asal usul orang Batak”, katanya.

“Pada kesempatan ini, kami menyampaikan selamat atas pesta syukuran Pomparan Parna Indonesia yang dilaksanakan di Kabupaten Samosir. Semoga dengan acara ini, akan semakin menyatukan pomparan Parna dan tentu saja semakin mengeratkan kekeluargaan yang ada”, tambah Vandiko.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan dengan adanya sukuran ini, akan sangat membantu Kabupaten Samosir pasca Pandemi Covid-19. Hotel-hotel penuh, kuliner akan laku, tentu semakin membawa perekonomian yang baik untuk Samosir. Sebagai ucapan syukur untuk acara PPI, Bupati Samosir memberikan bantuan sebesar Rp. 50 juta.

Sebelum bertolak dari lokasi acara, Gubernur Edy mengajak hadirin dan undangan menyanyikan lagu “O Tano Batak”. Edy meyakini jika Batak merdeka, lagu “O Tano Batak” akan menjadi lagu kebangsaannya.

Pomparan Parna Indonesia sangat senang dan antusias terhadap kehadiran Forkopimda Sumut di acara Pesta Syukuran Parna Indonesia, pada kesempatan tersebut Gubernur Sumut menyerahkan 2 (dua) ekor kerbau dan Kapolda Sumut menyerahkan 1 (satu) ekor kerbau.

Sementara itu Usai menghadiri Pesta Syukuran Parna Indonesia, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, ST kemudian menghadiri Pesta Syukuran dan Musyawarah Besar VI Parsadaan Harianja Dohot Boruna se-Indonesia (PHBI) serta pembangunan rumah parsaktian yang dilaksanakan di Huta Gorat, Desa Onan Runggu, Kecamatan Onan Runggu.

Bupati Samosir didampingi sejumlah pejabat diantaranya Asisten I Tunggul Sinaga, Inspektur Marudut Tua Sitinjak, Kadis Ketapang Pertanian Dr. Tumiur Gultom, Camat Onan Runggu Agus Bonar Gultom serta Forkopimca Onan Runggu.

Kehadiran Bupati Samosir bersama rombongan disambut hangat oleh Ketua Umum PHBI H. Wilson Harianja, Presiden Internasional Army Militer Pilot (INAMPA) Parroan Harianja, Ketua Umum Panitia Mubes PHBI Dr. Tuangkus Harianja.( Teamlipanri ),

(Royziki.F.Sinaga)

Kegagalan Pengamanan Tanah Ulayat Nusantara


“Akibat Kehilangan Data Peta Ulayat Kerajaan Nusantara Akibatkan Hutan Dijadikan Perkebunan Kelapa Sawit oleh Koorporasi,Mafia Tanah Dengan Oknum Pejabat Negara”,Ujar Limber Sinaga.

Exif_JPEG_420

Foto : Limber Sinaga,SH,Memiliki Peta Ulayat Kerajaan Nusantara

Galasibot.co.id

PALANGKARAYA, Lipanrionline — Satuan Tugas Peningkatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit dan Optimalisasi Penerimaan Negara mulai memantau perkebunan sawit di Kalimantan Tengah. 

Kalteng menjadi fokus kerja lantaran setidaknya 632.133,96 hektar kebun sawit terbangun di kawasan hutan.

Hal itu terungkap dalam sosialisasi Self-reporting Tata Kelola Industri Sawit dan Optimalisasi Penerimaan Negara di Palangkaraya, Kalteng, Kamis (6/7/2023).

Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Hendroyono dan Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Andi Nur Alamsyah. Ada juga Wakil Ketua II Satgas Tata Kelola Sawit dan Optimalisasi Penerimaan Negara Agustina Arumsari, juga pejabat lainnya.

Dalam kesempatan ini, Bambang Hendroyono mengungkapkan kondisi nasional perkebunan kelapa sawit yang masuk dalam kawasan hutan. 

Terdapat 3.374.041 hektar tutupan sawit di kawasan hutan di Indonesia. Untuk 237.511 hektar sudah terbit SK pelepasannya, 913.350 hektar sedang dalam proses penetapan SK, sedangkan 2.223.180 hektar belum diproses.

Data tersebut diambil berdasarkan tutupan sawit yang sudah tumbuh di kawasan hutan. 

Sementara data sawit yang tumbuh berdasarkan SK penetapan data dan informasi dari tahap I sampai tahap XIII total 1.660.068,97 hektar di seluruh Indonesia.

Khusus di Kalteng terdapat 632.133,96 hektar kebun sawit berada di kawasan hutan. 

Kawasan itu lebih luas dari Pulau Bali.

”Ketika lihat hak guna usaha di dalam kawasan hutan, kami lihat lagi kalau keluar (izin) sebelum UU No 41 Tahun 1999, maka kami cut off

Kalau keluar setelah itu, akan kami lepaskan (dari kawasan hutan),” kata Bambang.

Menurut dia, keberadaan satgas sawit akan membantu pemenuhan data terkait perkebunan kelapa sawit yang selama ini beroperasi di kawasan hutan. 

Data tersebut nantinya akan menjadi acuan pihaknya untuk mengambil tindakan selanjutnya.

Suasana sosialisasi Self-reporting Tata Kelola Industri Kelapa Sawit dan Optimalisasi Penerimaan Negara di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (6/7/2023).

Andi Nur Alamsyah menjelaskan, sejak tahun 2017, pihaknya telah membuat sistem perizinan perkebunan agar perusahaan perkebunan, khususnya sawit, bisa membuat laporan dengan efisien. Mereka menyebutnya dengan self-reporting,Pelaku usaha perkebunan diberi waktu sebulan untuk melaporkan kinerjanya. 

Perkembangan usaha itu meliputi perolehan hak atas tanah, perolehan ISPO, pemenuhan kewajiban penilaian usaha perkebunan, izin-izin, hingga pemenuhan kewajiban plasma perusahaan.

”Namanya tata kelola, pasti untuk menghilangkan konflik. Saya yakin jika (tata kelola) selesai, konflik agraria hilang,” ungkap Andi.

Sementara itu, Agustina Arumsari mengungkapkan telah bergerak di Kalteng, Riau, dan Sumatera Utara untuk tahap pertama.

“Tahap selanjutnya akan dilanjutkan ke semua wilayah perkebunan di Indonesia”, Ujar Agustina menyampaikan, soal ketelanjuran sawit di dalam kawasan hutan bukan pemutihan kawasan. 

Pihaknya harus melihat lebih detail lagi status kawasan. Jika di kawasan hutan lindung, misalnya, itu sama sekali tidak boleh dilakukan, lalu dilihat lagi masa daur ulang tanamnya.

”Dari total 3,3 juta hektar yang masuk kawasan hutan itu akan kami lihat satu per satu, tidak bisa dipukul rata, ini kasuistis. Harus dilihat bagaimana dulu waktu perusahaan membangun di awal, tata ruang waktu itu bagaimana, jadi masing-masing,” kata Agustina.

Hal itu ditegaskan kembali oleh Direktur Penegakan Hukum Pidana KLHK Yazid Nurhuda. Menurut dia, dalam UU Cipta Kerja, sesuai Pasal 110a dan 110b, pemerintah tidak bisa lagi memberi sanksi pidana dalam ketelanjuran kebun sawit yang masuk kawasan hutan.

”Kalau dulu dipidana, sekarang tidak bisa. Diberi sanksi administratif saja, diberi denda, setelah denda dibayar kemudian diberi legalitas,” kata Yazid.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Kalteng Rizky Djaya mengapresiasi upaya pemerintah memperbaiki tata kelola sawit.

 Kalteng saat ini merupakan wilayah dengan kontribusi paling besar untuk negara dari kelapa sawit sehingga perlu menjadi fokus pemerintah.

Rizky berharap dengan adanya sistem tersebut, data yang dimiliki bisa menjadi satu. ”Selama ini data areal dari pemerintah daerah sendiri tidak menguasai,” ujarnya.

Hal itu, menurut Rizky, jadi pemicu konflik. Adanya satu data ini diharapkan bisa mengurangi konflik lahan antara perusahaan dan pemerintah ataupun negara. ”Sosialisasi ini harus sampai ke tingkat desa sehingga mereka bisa menguasainya juga,” ucapnya.

Akan tetapi, Manajer Advokasi Walhi Kalteng Janang Firman mengatakan, pemerintah harus menindak tegas perusahaan nakal yang tidak memenuhi kewajibannya terlebih dahulu. Hal itu termasuk perusahaan yang selama ini beroperasi di dalam kawasan hutan.

”Ini sama saja dengan pemutihan, artinya sudah melanggar hanya diberi sanksi administratif. Di satu sisi, masyarakat dikriminalisasi, seperti di Kinjil, Penyang, dan banyak desa lain di Kalteng,” ungkapnya.

Janang berharap audit besar-besaran dilakukan oleh satgas dengan melibatkan masyarakat. Ia menilai, sosialisasi sistem tata kelola sampai saat ini masih minim keterlibatan masyarakat.( Teamlipanri )

Pernikahan Putri Bupati Simalungun


Pernikahan Putri  Bupati Simalungun Naik Pedati Menuju Pemberkatan

Galasibot.co.id

Minggu,Lipanri Online – 

Putri dan Mantu Bupati Simalungun Naik Pedati Menuju Tempat Pemberkatan Pernikahan.

Putru dan Mantu Bupati Simalungun Naik Pedati Menuju Tempat Pemberkatan Nikah

Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama istri, Ratnawati Sidabutar naik ‘gojos” menuju GKPS Tigarunggu untuk melangsungkan pemberkatan pernikahan putrinya, Sabtu (1/7). 

Kereta pedati yang ditarik kerbau sangat menarik perhatian,bahkan, viral di media sosial. 

Sejumlah netizen menilai kesederhanaan lebih ditonjolkan pada pemberkatan pernikahan Novalina Estetika Boru Sinaga SH (putri bupati) dan Teguh Pribadi Girsang STP.

Tampak juga Bupati Radiapoh Sinaga bersama istri, Ratnawati Sidabutar menumpangi kereta pedati. 

Sebanyak 10 kereta pedati kerbau berjalan beriringan menuju GKPS Tigarunggu.

“Unik. Ini menunjukkan kesederhanaan. Bukan tidak bisa naik mobil Alphard, tapi bupati lebih memilih untuk tampil sederhana,” tutur warga, Jutamardi Purba.

Menurutnya, kereta pedati adalah jenis angkutan tradisional etnis Simalungun dan biasanya digunakan untuk mengangkut hasil-hasil pertanian.

Pada pesta pernikahan itu, Radiapoh mengucapkan selamat datang untuk para undangan. 

Ditaksir, lebih 6 ribu undangan memadati lokasi pesta di rumah pribadi bupati di Tigarunggu.

“Semoga boru (putri) dan hela (mantu) kami hidup bahagia dan menjadi keluarga yang teladan. Terima kasih atas kehadiran para tamu undangan,” tutur Radiapoh. ( Team Lipanri )